Kulit kering yang terasa kasar, mudah mengelupas, bahkan menimbulkan iritasi memang bikin tidak nyaman. Kalau tidak ditangani dengan benar, kulit kering bisa jadi kemerahan, gatal, hingga pecah-pecah. Karena itu, penting memahami penyebab kulit kering sebelum cari tahu cara mengatasi kulit kering dengan tepat.
Kenapa Kulit Bisa Jadi Kering?
Kulit menjadi kering ketika kadar air pada lapisan epidermis menurun dan produksi minyak alami tidak cukup untuk mempertahankan kelembapan. Normalnya, lapisan ini berfungsi mengunci kadar air dan minyak alami agar kulit tetap lembut dan elastis.
Saat kelembapan di lapisan skin barrier berkurang, air lebih mudah menguap dari permukaan kulit sehingga teksturnya menjadi kasar, terasa tertarik, mengelupas, bahkan bikin iritasi dan gatal. Inilah alasan kenapa kulit kering tidak hanya terasa tidak nyaman, tapi juga bisa jadi tanda kalau kulit sedang membutuhkan perawatan ekstra.
Penyebab Umum yang Membuat Kulit Kering
Kulit kering bisa terjadi karena banyak faktor pemicunya, salah satunya kurang minum air putih atau kurang cocok dengan produk sabun mandi tertentu. Nah, berikut ini beberapa penyebab utama kulit kering yang perlu kamu pahami.
- Terlalu sering mandi pakai air panas
Mandi terlalu lama atau menggunakan air panas dapat mengikis minyak alami kulit sehingga kulit terasa lebih kering setelah mandi. - Penggunaan sabun yang terlalu keras
Sabun mandi dengan kandungan SLS atau alkohol tinggi bisa menghilangkan kelembapan kulit. - Jarang memakai pelembap
Kalau tidak ada pelembap yang membantu mengunci air pada permukaan kulit, kulit akan semakin kering. - Pakaian berbahan kasar yang memicu gesekan
Gesekan berulang bisa bikin kulit kering semakin parah. - Cuaca dan lingkungan
Udara dingin, ruangan ber-AC, cuaca panas yang kering, atau paparan sinar matahari dapat mengurangi kadar air kulit. - Kurang minum air putih
Dehidrasi juga bisa jadi pemicu kulit menjadi sangat kering. - Kondisi kulit tertentu
Kulit kering yang sangat parah berkaitan dengan kondisi seperti dermatitis, eksim, atau psoriasis.
Bagaimana Tanda dan Gejala Kulit Kering?
Kulit kering biasanya ditandai dengan ciri-ciri dan gejala seperti ini:
1. Tekstur kulit kasar
Ciri-ciri kulit kering yang paling utama bisa dilihat dari teksturnya, kulit jadi terasa tidak halus atau kasar. Saat disentuh, kulit bertekstur kasar, tidak rata, kesat, seperti ada lapisan tipis di permukaan.
2. Kulit bersisik
Selain tampak kasar, kulit kering juga terasa bersisik dan mengelupas. Kalau digaruk, muncul serpihan putih kecil dan terlihat mengelupas.
3. Kulit terasa gatal
Tanda kulit kering juga bisa disertai dengan rasa gatal ringan. Biasanya muncul di area siku, lutut dan tulang kering.
4. Kulit seperti tertarik
Sensasi kulit tertarik bisa jadi tanda kalau kulit kamu sedang kering. Tidak jarang, kondisi kulit tertarik juga disertai dengan kulit yang gatal, pecah-pecah dan mengelupas.
5. Kulit mudah kemerahan
Kemerahan atau ruam juga bisa jadi tanda kulit kamu sangat kering. Apalagi sehabis mandi, menggunakan sabun tertentu atau saat menggosok badan dengan handuk.
Bagaimana Cara Mengatasi Kulit Kering Agar Tidak Iritasi?
Ada banyak cara agar kulit tidak kering, apalagi kalau kamu termasuk wanita yang aktif beraktivitas di luar ruangan atau sering berada di ruangan ber-AC. Simak berbagai cara mengatasi kulit kering berikut ini, yuk!
1. Hindari mandi terlalu lama dengan air panas
Kebiasaan sederhana saat mandi juga memengaruhi kondisi kulitmu, lho! Mandi dengan air yang terlalu panas memang terasa nyaman, tapi bisa juga mengikis minyak alami kulit yang berfungsi menjaga kelembapan. Akibatnya, kulit jadi lebih mudah kering dan terasa tertarik setelah mandi. Sebaiknya gunakan air hangat suam-suam kuku dan batasi durasi mandi sekitar 5–10 menit agar kulit tetap terhidrasi.
2. Pilih sabun mandi yang lembut
Produk sabun mandi yang mengandung parfum kuat, alkohol, atau surfaktan keras dapat memperparah kulit kering. Karena itu, pilih sabun atau body wash dengan formula mild, bebas pewangi berlebih, dan dirancang untuk kulit sensitif. Produk yang lembut membantu membersihkan kulit tanpa menghilangkan lapisan minyak alami secara berlebihan.
Coba pakai sabun yang mengandung skincare untuk kulit kering seperti Dove Advanced Serum Body Wash Glow Recharge yang diperkaya dengan 3% brightening serum dan vitamin C. Body wash ini merupakan inovasi terbaru dari Dove yang menggabungkan kelembutan sabun mandi dengan manfaat skincare. Gabungan antara vitamin C, silica dan stearic acid di dalamnya juga bisa membantu mengatasi kulit kusam, melembapkan kulit, membuat tekstur kulit lebih halus, cerah dan bercahaya.
Selain itu, body wash ini juga sudah teruji klinis dengan pH-balanced formula yang melindungi skin barrier dan bebas SLS/SLES, sehingga cocok dan aman untuk kulit sensitif.
3. Pakai pelembap sehabis mandi
Salah satu cara mengatasi kulit kering yang cukup efektif adalah memakai pelembap setelah mandi, idealnya dalam 3–5 menit ketika kulit masih sedikit lembap. Langkah ini bisa membantu mengunci kadar air di permukaan kulit sehingga kelembapan bertahan lebih lama. Jadi, bikin skin barrier lebih kuat dan mengurangi risiko iritasi.
4. Kenakan pakaian yang nyaman
Gesekan dari pakaian yang terlalu kasar atau ketat bisa memperparah iritasi pada kulit yang sudah kering. Sebaiknya pilih bahan yang lembut dan mudah menyerap keringat seperti katun agar kulit tetap nyaman. Selain itu, pakaian yang breathable bisa menyerap keringat dengan baik, sehingga mengurangi keringat berlebih yang juga jadi memicu rasa gatal dan iritasi.
5. Hindari menggaruk area kulit yang gatal
Tak jarang kulit kering juga sering menimbulkan rasa gatal, menggaruknya memang bisa memberikan sensasi lega sesaat. Tapi, justru bisa merusak lapisan kulit, bahkan sampai menimbulkan luka dan iritasi yang semakin parah. Kalau rasa gatal muncul, lebih baik oleskan pelembap yang menenangkan atau kompres dingin.
6. Usahakan selalu pasang humidifier
Menggunakan humidifier juga bisa jadi salah satu cara mengatasi kulit kering agar tidak semakin parah. Humidifier bisa menambah kelembapan udara dengan mengubah air menjadi uap dan melepaskannya ke udara, sehingga tingkat kelembapan di ruangan jadi meningkat. Pilih kelembapan yang cukup aman sekitar 40–60% supaya terasa nyaman untuk kulit.
7. Jaga asupan air minum dan konsumsi suplemen
Kulit yang sehat tidak hanya dirawat dari luar, tapi juga dari dalam. Pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan minum air putih yang cukup setiap hari. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, kulit juga lebih mudah mempertahankan kelembapannya sehingga tidak cepat terasa kasar atau mengelupas, terutama saat cuaca panas atau sering berada di ruangan ber-AC. Selain itu, kamu juga perlu minum suplemen vitamin E sebagai perawatan tambahan sehari-hari.
Panduan Memilih Produk untuk Kulit Kering yang Tepat
Saat memilih produk, fokus utamanya ada pada kandungan di dalamnya yang bisa membantu memperbaiki skin barrier dan mempertahankan hidrasi secara optimal. Simak panduannya berikut ini, yuk!
1. Pilih tekstur produk sesuai kondisi kulit kering
Untuk kulit yang terasa sedikit kering, pilih pelembap untuk kulit kering yang teksturnya ringan untuk menjaga kelembapan sehari-hari. Tapi, kalau kulit kamu terasa sangat kasar, bersisik, atau mudah mengelupas, sebaiknya pilih body serum atau body butter karena teksturnya lebih rich dan mampu mengunci kelembapan lebih lama.
2. Cari kandungan humektan untuk menarik kelembapan
Humektan adalah kandungan yang membantu menarik air ke lapisan kulit sehingga kulit terasa lebih lembap dan kenyal. Beberapa ingredients yang baik untuk kulit kering antara lain:
- Glycerin. Membantu menarik dan mempertahankan air pada permukaan kulit.
- Hyaluronic acid. Membantu menjaga hidrasi agar kulit terasa lebih plump.
- Aloe vera. Memberikan efek menenangkan sekaligus melembapkan.
3. Pastikan ada kandungan untuk memperbaiki skin barrier
Penting banget memilih produk dengan kandungan yang membantu memperbaiki skin barrier, seperti:
- Ceramide. Membantu memperkuat lapisan pelindung kulit.
- Niacinamide. Membantu menenangkan kulit dan mendukung barrier.
- Panthenol (vitamin B5). Membantu menenangkan kulit yang iritasi sekaligus menjaga hidrasi
Seperti memilih body wash yang formulanya gentle dan punya kandungan yang melembapkan seperti Dove Advanced Serum Body Wash Even Tone Radiance dengan 4% Pro-Ceramide Serum dan BHA (Salicylic Acid).
Kombinasi formula niacinamide yang bisa meratakan warna kulit, salicylic acid mengeksfoliasi kulit lembut sekaligus membersihkan pori-pori dan mencegah jerawat, serta stearic acid untuk mengunci kelembapan. Body wash dengan inovasi terbaru dari Dove ini juga sudah teruji klinis dengan pH balanced yang bikin skin barrier lebih kuat dan non-SLS/SLES, jadi aman banget untuk kulit sensitif.
4. Hindari kandungan yang berpotensi bikin kulit semakin kering
Selain memilih kandungan yang tepat, penting juga menghindari bahan aktif yang bisa memperparah kondisi kulit kering, seperti alkohol tinggi, fragrance yang terlalu kuat, dan bulir-bulir scrub yang terlalu kasar.
5. Pilih produk dengan formula ringan dan pH seimbang
Untuk sabun atau body wash, pilih formula yang lembut agar tidak mengangkat minyak alami kulit secara berlebihan. Produk dengan pH seimbang membantu menjaga kelembapan alami kulit dan mengurangi risiko iritasi.
Gunakan sabun mandi yang formulanya ringan seperti Dove Advanced Serum Body Wash Vitality Renewal yang menggabungkan kelembutan body wash dan skincare untuk kulit kering. Diperkaya dengan kandungan 4% restoring serum retinol, soybean oil dan glycerin yang bisa meningkatkan produksi kolagen untuk kulit lebih kencang, tampak halus dan lembap.
Selain itu, sabun mandi ini juga diformulasikan untuk membantu mengatasi tanda-tanda penuaan kulit tubuh dan mengembalikan rasa kenyal serta kelembutan alami kulit. Tidak perlu khawatir iritasi, karena produk ini sudah pH balanced yang teruji klinis dan bebas SLS/SLES, sehingga aman untuk kulit sensitif.
Jadi, kulit kering terjadi ketika skin barrier kehilangan kemampuan menjaga kelembapan. Kalau sudah paham penyebab dan cara mengatasi kulit kering yang tepat, kamu bisa mencegah kondisi ini supaya tidak semakin parah menjadi iritasi.