Kulit kering adalah salah satu kondisi kulit yang paling umum dialami oleh semua orang. Banyak yang masih mengira kulitnya hanya kelihatan kusam, padahal sebenarnya kulit lagi mengalami kekurangan kelembapan. Karena itu, penting banget untuk paham ciri-ciri kulit kering supaya kamu bisa mengenali kondisi kulit kamu sendiri. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini, yuk!
Apa Ciri-Ciri Kulit Kering?
Karena kehilangan kelembapan dan elastisitasnya, kulit bisa teriritasi dan terlihat kasar hingga kemerahan. Ini dia beberapa ciri-ciri kulit kering yang wajib kamu tahu, supaya bisa mengatasinya dengan tepat.
1. Tekstur kulit kasar
Ciri-ciri kulit kering yang paling mudah dikenali adalah perubahan tekstur kulit yang terasa kasar dan tidak lagi halus. Saat disentuh, kulit bertekstur kasar, tidak rata, kesat, seolah ada lapisan tipis di permukaan. Saking kasarnya, kulit akan tampak bergaris dan mengelupas pada kondisi tertentu. Hal ini bisa terjadi karena sel-sel kulit mati menumpuk dan lapisan pelindung kulit melemah.
2. Kulit bersisik
Selain tampak kasar, ciri-ciri kulit kering juga terasa bersisik dan mengelupas. Kulit kering dan bersisik menandakan kulit tidak mampu menahan air, sehingga proses pergantian sel kulit jadi tidak seimbang. Tanda kulit bersisik yang cukup jelas adalah saat kamu mencoba menggaruk ringan kulit, muncul serpihan putih kecil dan terlihat mengelupas.
3. Kulit terasa gatal
Gatal ringan pada kulit bisa jadi sinyal kulit sedang kehilangan kelembapannya. Banyak yang mengira kondisi seperti ini alergi, padahal sebenarnya kulit dalam kondisi terlalu kering. Gatal yang tidak nyaman biasanya paling sering muncul di area siku, lutut, dan tulang kering. Nah, kalau kulit kering dan gatal muncul sehabis mandi atau saat berada di ruangan ber-AC, itu artinya kulit kamu butuh perawatan barrier.
4. Kulit terasa tertarik
Sensasi kulit terasa kencang dan tertarik setelah mandi bisa jadi indikator paling umum kalau kulit kamu sedang kering. Hal ini terjadi karena minyak alami kulit berkurang sehingga air mudah menguap. Tidak jarang nih, kondisi kulit tertarik juga disertai dengan kulit yang gatal, pecah-pecah dan mengelupas.
5. Kulit mudah kemerahan
Banyak yang masih belum sadar, kulit kemerahan itu bisa terjadi karena kulit sangat kering. Kulit kering cenderung lebih reaktif dan barrier melemah, sehingga pembuluh darah lebih mudah terlihat. Kemerahan biasanya akan muncul sehabis mandi, pakai sabun tertentu, menggosok tubuh dengan handuk atau gesekan dengan pakaian. Pada kulit kering, kemerahan biasanya tidak terlalu terasa panas dan tidak selalu berbentuk ruam kulit yang jelas.
Apa Saja Penyebab Umum Kulit Kering?
Kulit menjadi kering ketika kehilangan air dan minyak alami, sehingga lapisan pelindung tidak bekerja secara optimal. Nah, kenapa hal ini bisa terjadi?
1. Sering mandi pakai air panas
Air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit lebih cepat. Mandi terlalu lama atau sering menggunakan air panas bisa membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Hal ini bikin kulit terasa lebih kesat, tertarik dan bersisik.
2. Penggunaan sabun yang formulanya terlalu keras
Coba perhatikan kandungan sabun mandi yang sering kamu pakai, Ladies! Sabun dengan kandungan fragrance yang terlalu tinggi atau bahan pembersih seperti SLS/SLES yang terlalu kuat bisa mengikis kelembapan alami kulit. Akibatnya, kulit terasa kering, lebih sensitif, bahkan terlihat kusam karena kehilangan hidrasi.
3. Udara dingin atau ber-AC
Lingkungan dengan kelembapan rendah bisa membuat air di kulit lebih cepat menguap, sehingga kulit terasa lebih kering. Terus-menerus berada di ruangan ber-AC dan cuaca yang dingin bisa jadi pemicu utama kulit kehilangan kelembapan alaminya.
4. Jarang pakai lotion
Kulit tubuh bisa kehilangan kelembapan setiap hari, terutama setelah mandi atau saat sering terpapar AC. Jika tidak dibantu dengan pelembap, kulit akan lebih mudah terasa kering, kasar, bahkan terlihat kusam. Karena itu, menggunakan lotion secara rutin setelah mandi penting untuk membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus membuatnya terasa lebih halus dan sehat.
5. Gesekan pada kulit
Penyebab kulit kering juga bisa terjadi karena ada gesekan berulang. Contohnya, gesekan dari bahan pakaian yang kasar atau menggosok tubuh terlalu keras dengan handuk juga bikin kulit kering semakin parah.
6. Dehidrasi dan faktor gaya hidup
Kebiasaan sehari-hari juga bisa memengaruhi kondisi kulit kamu, lho! Misalnya, kurang konsumsi sayur dan buah-buahan, stres, atau terlalu sering terpapar polusi dan sinar matahari. Saat puasa, tubuh juga kekurangan air, sehingga bisa memicu dehidrasi kulit.
Perbedaan Kulit Kering Normal dan Kulit Kering Karena Iritasi
Kulit kering tidak selalu berarti kulit sedang mengalami iritasi. Dalam banyak kasus, kulit hanya kekurangan kelembapan. Namun pada kondisi tertentu, kulit kering juga bisa terjadi karena skin barrier yang terganggu.
Kulit kering normal biasanya ditandai dengan tekstur terasa kasar, sedikit bersisik, dan terasa tertarik setelah mandi. Kondisi ini jarang menimbulkan rasa perih dan umumnya membaik setelah menggunakan pelembap.
Kulit kering karena iritasi terjadi ketika skin barrier terganggu sehingga kulit menjadi lebih sensitif. Kulit bisa tampak kemerahan, terasa gatal, hingga muncul ruam kulit yang perih sehingga membutuhkan perawatan yang menenangkan kulit.
Cara Mengatasi Kulit Kering Agar Tetap Lembap
Ada banyak cara mengatasi kulit kering agar kembali sehat dan terhidrasi dengan baik, terutama saat puasa. Untuk mengatasinya, penting menggunakan perawatan tubuh yang bisa membuat kulit tetap lembap dan terhidrasi.
1. Ubah kebiasaan mandi
Kebiasaan mandi juga bisa memengaruhi kondisi kulit. Mandi terlalu lama dengan air panas atau menggosok tubuh terlalu keras dapat membuat kelembapan alami kulit lebih cepat hilang. Karena itu, sebaiknya mandi dengan air hangat secukupnya dan hindari menggosok kulit terlalu kuat agar kelembapannya tetap terjaga.
2. Gunakan sabun dengan formula lembut
Memilih sabun mandi dengan formula yang lembut dapat membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus merawat tampilan kulit yang kusam. Saat ini, banyak body wash yang diperkaya kandungan aktif seperti vitamin C untuk membantu menjaga kulit tetap lembap dan terlihat lebih cerah.
Salah satunya adalah Dove Advanced Serum Body Wash Glow Recharge yang diperkaya 3% Brightening Serum dan Vitamin C. Body wash ini menggabungkan kelembutan sabun mandi dengan manfaat skincare, sehingga tidak hanya membersihkan tetapi juga membantu merawat tampilan kulit agar terasa lebih lembap, halus, dan terlihat lebih cerah.
Kombinasi vitamin C dan Stearic Acid di dalamnya membantu membersihkan sel kulit mati secara lembut sekaligus menjaga kelembapan kulit. Selain itu, formulanya juga pH-balanced untuk membantu melindungi skin barrier serta bebas SLS/SLES, sehingga tetap lembut dan cocok digunakan untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
3. Selalu pakai body lotion sehabis mandi
Setelah mandi, pastikan untuk selalu memakai body lotion secara merata ke seluruh tubuh. Terutama di area-area kulit yang terasa lebih kering, seperti siku, lutut, tulang kering dan tumit. Kenapa penting? Karena memakai body lotion atau moisturizer segera setelah mandi bisa mengunci kelembapan kulit secara optimal.
4. Gunakan bahan alami
Menggunakan bahan alami dapat menjadi solusi cara mengatasi kulit kering. Coba manfaatkan bahan alami untuk eksfoliasi kulit dengan lembut seperti minyak zaitun dan madu. Cara mengaplikasikannya juga gampang banget.
Bahan yang diperlukan:
- 1 sendok makan minyak zaitun
- 1 sendok makan madu
Cara menggunakan:
- Campurkan kedua bahan hingga teksturnya kental dan merata.
- Gunakan setelah mandi saat kulit masih lembap ke area tubuh yang kering (kaki, tangan, siku dan lutut).
- Oleskan dengan pijatan lembut dengan gerakan melingkar.
- Diamkan selama 10 menit sebelum dibilas atau dilap menggunakan air hangat.
- Lanjutkan dengan pemakaian body lotion.
5. Pasang humidifier
Kondisi kulit kering juga dipengaruhi oleh lingkungan, seperti udara yang terlalu dingin. Menggunakan humidifier di rumah juga bisa jadi solusi mengatasi kulit kering yang semakin parah. Humidifier bisa menambah kelembapan udara dengan mengubah air menjadi uap dan melepaskannya ke udara, sehingga tingkat kelembapan jadi meningkat. Pilih kelembapan yang cukup aman sekitar 40-60% supaya terasa nyaman untuk kulit.
6. Rutin minum air putih dan konsumsi nutrisi yang mendukung kesehatan kulit
Menjaga kulit tetap lembap tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Karena itu, penting memastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup setiap hari, termasuk saat puasa. Kamu bisa menggunakan pola 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.
Selain itu, asupan nutrisi seperti vitamin E juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit karena berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi dan menjaga kelembapan kulit.
7. Lindungi tubuh dari paparan sinar matahari terlalu lama
Paparan sinar matahari yang terlalu lama juga bisa membuat kulit semakin kering dan kusam. Karena itu, sebaiknya batasi aktivitas di bawah sinar matahari langsung, terutama saat siang hari. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan pelindung seperti pakaian tertutup atau sunscreen agar kelembapan kulit tetap terjaga.
Kalau sudah melihat ciri-ciri kulit kering pada tubuhmu, seperti kulit terasa kasar, bersisik, atau gatal, segera lakukan perawatan yang tepat agar kondisi kulit kembali lembap dan sehat.