Skip to content
Kenali Manfaat dan Dampak Mencukur Bulu Ketiak

Kenali Manfaat dan Dampak Mencukur Bulu Ketiak

 

Ketiak mulus yang bersih dan bebas bau akan membuat kaum wanita percaya diri saat beraktivitas. Itulah sebabnya banyak wanita berusaha mencari penghilang bulu ketiak yang efektif supaya ketiaknya semakin mulus tanpa bulu. Bulu-bulu pada ketiak bisa dihilangkan dengan cara mencukur, mencabut, atau menggunakan waxing ketiak.

Jadi, kebiasaan apa saja yang kamu lakukan untuk menghilangkan bulu ketiak?

Mencukur bulu ketiak memang paling disukai karena sangat praktis dan hanya membutuhkan alat-alat sederhana. Namun apakah selama ini kamu sudah bercukur dengan cara yang benar?

Sebelum mempelajari cara mencukur bulu ketiak yang benar, sebaiknya kamu juga mengenali manfaat dan dampaknya agar dapat melakukan proses bercukur dengan benar.

 

Manfaat Mencukur Bulu Ketiak

 

Jika kamu rutin bercukur untuk menghilangkan bulu ketiak, maka kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:

1.  Mengurangi Jumlah Keringat

Tak dapat dipungkiri bahwa jumlah keringat dari kelenjar di ketiak akan bertambah banyak bila kamu tidak pernah mencukur bulu ketiak. Keberadaan bulu-bulu ketiak membuat kamu lebih mudah merasa kepanasan dan berkeringat, terutama jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Jika kamu mencukur bulu ketiak secara teratur, maka ekskresi keringat akan berkurang sehingga kamu pun jadi lebih percaya diri beraktivitas tanpa keringat berlebihan.

2.  Mencegah Terjadinya Infeksi Bakteri

Bulu ketiak yang tidak pernah dicukur dan sering berada dalam kondisi kotor dapat memperbesar risiko terjadinya infeksi bakteri. Jenis bakteri Staphylococcus hominis yang berkembang biak di ketiak dapat memecah molekul keringat menjadi thioalcohol, senyawa yang baunya sangat tajam seperti kandungan yang terdapat pada bawang. Selain Staphylococcus hominis, bau badan juga bisa disebabkan oleh kontaminasi bakteri jenis Corynebacteria. Jika infeksi bakteri tersebut dibiarkan begitu saja, kemungkinan besar kamu akan mengalami masalah bau badan tak sedap.

3.  Membuat Ketiak Tampak Halus dan Mulus

Mayoritas wanita modern lebih menyukai tampilan ketiak yang tampak halus tanpa bulu. Ketiak mulus adalah simbol kecantikan yang menunjukkan bahwa seorang wanita mahir merawat diri. Anggapan inilah yang membuat sebagian wanita berupaya menggunakan waxing ketiak atau penghilang bulu ketiak demi memiliki ketiak yang halus tanpa bulu.

4.  Menjaga Penampilan agar Tampak Bersih

Ketiak mulus tanpa bulu juga erat kaitannya dengan penampilan wanita. Biasanya seorang wanita akan merasa percaya diri menggunakan baju lengan terbuka jika ketiaknya mulus tanpa bulu. Sebab sebagian orang menganggap bahwa wanita yang berbulu ketiak itu jorok dan tidak pandai menjaga penampilan. Menghilangkan bulu ketiak bahkan dianggap menjadi suatu kewajiban oleh para wanita yang pekerjaannya menomorsatukan penampilan, misalnya model, aktris, dan atlet.

5.  Memaksimalkan Manfaat Deodorant

Mencukur bulu ketiak secara rutin dapat memaksimalkan manfaat deodorant. Jika ketiakmu mulus tanpa bulu, maka kandungan deodorant akan langsung diserap oleh pori-pori kulit. Antiperspirant yang terkandung dalam deodorant akan membantu mengurangi sekresi keringat secara efektif sehingga kamu akan terbebas dari masalah bau badan tak sedap. Sebaliknya, bulu-bulu pada ketiak yang dibiarkan begitu saja akan membuat penyerapan antiperspirant dari deodorant jadi tidak maksimal karena sebagian kandungan tersebut akan menempel pada bulu ketiak.

 

Dampak Mencukur Bulu Ketiak yang Patut Diwaspadai

Meskipun memberikan banyak manfaat, menghilangkan bulu ketiak juga bisa mendatangkan beberapa dampak ini jika kamu melakukannya dengan cara yang keliru:

1.  Menghilangkan Pelindung Kulit Ketiak

Bulu-bulu halus pada ketiak ternyata berfungsi sebagai pelindung kulit. Bila kamu menggunakan waxing ketiak atau produk penghilang bulu ketiak lainnya, kemungkinan besar pori-pori kulit ketiak akan semakin besar. Pori-pori yang membesar tersebut bisa menjadi jalan masuk bagi toksin ke dalam tubuh. Berbagai zat kimia dan toksin lainnya yang masuk ke tubuh tentu rentan mengganggu daya tahan tubuh dan menimbulkan penyakit.

2.  Menimbulkan Iritasi

Proses menghilangkan bulu ketiak yang dilakukan secara sembarangan dapat memperbesar risiko iritasi. Akar bulu ketiak akan berubah warna menjadi kemerahan disertai rasa perih atau gatal. Iritasi harus lekas diatasi dengan cara yang tepat supaya tidak semakin parah, misalnya menggunakan sabun mandi dengan kandungan alami atau mengoleskan pelembap khusus untuk meredakan gejala iritasi.

Selain iritasi parah, proses menghilangkan bulu ketiak juga dapat memicu kemunculan luka-luka kecil yang tak terlihat. Jika luka tersebut dibiarkan terbuka, maka zat-zat kimia rentan masuk ke tubuh dan memicu penyakit.

3.  Menyebabkan Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi adalah kondisi penggelapan warna kulit. Risiko hiperpigmentasi akan semakin besar kalau kamu menghilangkan bulu ketiak secara sembarangan. Jika kamu mengalami hiperpigmentasi, maka noda gelap akan muncul pada kulit ketiakmu. Bahkan, kondisi ketiak hitam tersebut akan bertambah parah bila kamu terus-menerus menghilangkan bulu-bulunya dengan cara yang keliru.

4.  Membuat Bulu Ketiak Tumbuh ke Dalam

Ingrow hair adalah istilah untuk menyebut bulu ketiak yang tumbuh ke dalam akibat proses pencabutan. Jika bulu ketiakmu tumbuh ke dalam, kemungkinan besar kulit ketiak akan terasa tak nyaman. Pada kondisi yang lebih parah lagi, ingrow hair bisa menimbulkan rasa gatal, kulit ketiak memerah, hingga akhirnya mengalami infeksi.

 

Mana yang Lebih Baik, Menghilangkan Bulu Ketiak atau Tidak?

Ada berbagai cara menghilangkan bulu pada ketiak, yaitu waxing ketiak, mengoleskan produk penghilang bulu ketiak, mencabut, dan mencukur. Proses waxing dan mencabut lebih rentan menimbulkan iritasi dibandingkan bercukur. Namun, proses mencukur bulu ketiak juga harus dilakukan secara hati-hati dengan prosedur yang benar.

Pilihan untuk menghilangkan bulu ketiak atau tidak memang kembali lagi kepada diri masing-masing. Kamu wajib menjaga kebersihan ketiak dengan telaten bila memutuskan untuk tidak mencukur bulu ketiak.  Sementara itu, jika kamu ingin tampil menarik dan percaya diri tanpa bulu ketiak, maka kamu harus menghilangkannya dengan cara yang tepat agar terhindar dari berbagai dampak buruk.

 

Waxing dan Mencabut Bulu Ketiak Terasa Sakit

 

Kenali Manfaat dan Dampak Mencukur Bulu Ketiak

Banyak orang kurang menyukai proses waxing ketiak atau mencabut bulu ketiak karena terasa sakit. Waxing sebenarnya lebih aman bagi pori-pori kulit, tetapi komponen perekatnya memang terasa sakit ketika dicabut. Sedangkan proses mencabut bulu ketiak dengan pinset tak hanya sakit, melainkan juga lebih berisiko membuat pori-pori kulit jadi besar dan iritasi. Lebih parahnya lagi, pori-pori kulit yang membesar bisa memunculkan benjolan-benjolan yang mengganggu kemulusan ketiak.

 

Cara Mencukur Bulu Ketiak yang Benar

Di antara beberapa cara menghilangkan bulu ketiak, bercukur merupakan metode yang paling aman asalkan dilakukan dengan teknik yang benar. Proses mencukur bulu ketiak juga sangat praktis karena bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa membutuhkan bantuan ahli seperti halnya waxing.

Ikuti beberapa langkah berikut ini ketika mencukur bulu ketiak agar hasilnya maksimal dan tak rentan iritasi:

1.  Mencukur Bulu Ketiak saat Kulit dalam Kondisi Lembap

Hal pertama yang patut kamu lakukan sebelum bercukur adalah memastikan kalau kondisi kulit ketiak sedang lembap. Jadi, sebaiknya kamu mencukur bulu ketiak sesaat setelah mandi karena kondisi kulit ketiak sudah bersih dan lembap. Kulit ketiak yang lembap sangat efektif meminimalkan risiko iritasi ketika permukaannya terkena pisau cukur.

2.  Menggunakan Gunting Terlebih Dahulu

Kalau bulu-bulu ketiak sudah panjang, alangkah lebih baik bila kamu menggunakan gunting terlebih dahulu untuk merapikannya. Sehingga bulu-bulu ketiak yang sudah pendek akan mempermudah proses bercukur. Bulu-bulu ketiak yang sudah pendek tidak akan membuat kulit ketiak iritasi karena terkena pisau cukur berkali-kali.

3.  Menyiapkan Pisau Cukur yang Tajam

Perlengkapan yang wajib ada untuk mencukur bulu ketiak adalah pisau cukur yang tajam. Usahakan untuk menggunakan alat cukur yang mata pisaunya lebih dari satu supaya prosesnya berlangsung cepat dengan hasil maksimal. Kamu juga wajib mengganti pisau cukur yang sudah kurang tajam agar tidak melukai kulit ketiak saar bercukur. Bersihkan pisau yang baru digunakan untuk mencukur lalu simpanlah dalam keadaan kering agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

4.  Mengoleskan Shaving Cream Sebelum Bercukur

Untuk memastikan bahwa proses mencukur bulu ketiak benar-benar lancar, kamu juga bisa mengoleskan shaving cream pada permukaan kulit ketiak. Shaving cream akan melindungi permukaan kulit sekaligus membuat bulu ketiak jadi lebih halus sehingga mudah dicukur. Biasanya shaving cream juga diformulasikan khusus untuk melindungi kulit ketiak yang sensitif agar terhindar dari iritasi.

5.  Mencukur dengan Mengikuti Arah Tumbuh Bulu

Teknik mencukur bulu ketiak yang paling tepat adalah mengikuti arah pertumbuhan bulu. Meskipun terlihat sederhana, cara ini sangat efektif untuk meminimalkan kemunculan noda hitam pada ketiak. Bila nanti masih ada bulu-bulu halus yang tertinggal, maka kamu bisa mencukurnya kembali dari arah berlawanan.

6.  Merawat Kulit Ketiak dengan Produk Pelembap Khusus

Jika proses mencukur sudah selesai, sebaiknya kamu mengoleskan pelembap khusus untuk melindungi kulit ketiak. Produk pelembap tersebut mengandung nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan dan meratakan warna kulit ketiak. Sehingga kamu akan terhindar dari risiko kulit ketiak iritasi atau luka.

7.  Melakukan Proses Mencukur pada Malam Hari

Waktu terbaik untuk mencukur bulu ketiak adalah pada malam hari. Bila kamu bercukur pada malam hari, kamu punya waktu untuk memulihkan kondisi ketiak selama beberapa jam sebelum memulai aktivitas di pagi hari. Nutrisi dari pelembap khusus yang kamu gunakan akan meresap sempurna pada kulit ketiak sehingga ketiakmu akan senantiasa sehat, lembut, dan bebas noda gelap.

 

Selain melakukan proses menghilangkan bulu ketiak yang benar, kamu juga mesti merawat kesehatan kulit ketiak dengan cara memilih produk deodorant yang berkualitas. Kini, ada Dove Original Deodorant yang siap membantumu menjaga kesehatan kulit ketiakmu. Dove Original Deodorant mengandung ¼ moisturising cream yang dapat menutrisi dan menghaluskan kulit ketiak. Produk deodorant andalan Dove ini akan memberikan perlindungan selama 48 jam sehingga ketiakmu bebas keringat dan bau tak sedap. Survei membuktikan bahwa 93% wanita akan beralih ke Dove Original Deodorant setelah mencobanya.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, beralih ke Dove Original Deodorant demi ketiak mulus yang lebih sehat dan bebas bau. Rawatlah kulit ketiakmu dengan cara yang benar agar membuatmu makin percaya diri.