Tak sedikit orang mengalami ketiak iritasi setelah mencukur, mulai dari kemerahan, perih, hingga rasa gatal. Apakah kamu salah satunya, Ladies? Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi karena kulit ketiak termasuk area sensitif yang mudah mengalami gesekan, sehingga skin barrier bisa terganggu dan memicu iritasi pada ketiak. Tapi tenang, dengan perawatan tepat, kamu bisa mengatasi masalah kulit ketiak iritasi ini. Simak penjelasannya, yuk!
Kenapa Ketiak Bisa Iritasi Setelah Dicukur?
Ada beberapa alasan kenapa ketiak bisa mengalami iritasi setelah mencukur. Biasanya kondisi ini terjadi karena gesekan atau luka kecil yang tidak terlihat. Berikut beberapa penyebab ketiak iritasi yang paling umum.
1. Menggunakan pisau cukur yang tumpul
Pisau cukur yang sudah tumpul tidak bisa memotong rambut dengan bersih. Akibatnya, kamu cenderung menggesek area yang sama berulang kali. Gesekan ini bisa menyebabkan ketiak iritasi, kemerahan, dan terasa perih.
2. Mencukur tanpa menggunakan pelembap
Masih sering mencukur ketiak secara langsung tanpa menggunakan sabun, shaving gel, atau krim pelembap? Mulai sekarang ubah kebiasaan itu, ya. Mencukur dalam kondisi kulit yang kering bisa meningkatkan gesekan antara pisau cukur dan kulit. Hal ini membuat kulit lebih rentan mengalami luka kecil di ketiak yang memicu iritasi.
3. Mencukur terlalu sering
Kulit membutuhkan waktu untuk pulih setelah dicukur. Jika dilakukan terlalu sering, kulit belum sempat memperbaiki diri sehingga menjadi lebih sensitif. Akibatnya, ketiak gatal setelah dicukur dan mudah terasa perih.
Sebaiknya, beri jeda sekitar 2–3 hari sebelum mencukur kembali agar kulitmu punya waktu untuk pulih. Namun, frekuensi ini juga bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing, terutama jika kulit kamu cenderung sensitif.
4. Teknik mencukur yang kurang tepat
Mencukur bulu ketiak juga ada tekniknya supaya ketiak tidak iritasi. Jika kamu sering mencukur dengan arah berlawanan dari pertumbuhan rambut, hasilnya memang bisa membuat kulit lebih halus. Namun, hal ini juga meningkatkan risiko iritasi karena rambut tertarik dari akarnya. Agar lebih aman, cukur mengikuti arah tumbuh rambut terlebih dahulu dan gunakan tekanan yang ringan.
5. Kulit sensitif
Ketiak perih dan luka di ketiak akibat mencukur bisa terasa sangat mengganggu bagi kamu yang kulitnya sensitif. Pada kulit sensitif, gesekan ringan saja sudah bisa memicu kemerahan atau rasa perih. Hal ini bisa terjadi karena kulit sensitif punya lapisan pelindung skin barrier yang lebih rentan, sehingga lebih mudah bereaksi terhadap gesekan atau bahan tertentu.
Bagaimana Cara Mengatasi Ketiak Iritasi Sehabis Mencukur?
Kalau ketiak gatal dan menghitam setelah dicukur, bahkan terasa perih dan ada luka di ketiak, ada beberapa cara mengatasi ketiak iritasi yang bisa dilakukan untuk membantu menenangkan kulit.
1. Bersihkan area ketiak dengan lembut
Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan area ketiak dengan lembut. Gunakan air bersih dan sabun yang formulanya lembut. Hindari sabun dengan kandungan parfum yang terlalu kuat karena dapat memperparah iritasi.
Setelah itu, keringkan ketiak dengan cara ditepuk perlahan menggunakan handuk bersih. Hindari menggosok ketiak iritasi dengan handuk kasar atau bahkan tisu dapur.
2. Kompres dengan air dingin
Selanjutnya kamu bisa mengompres area ketiak menggunakan kain bersih yang sudah direndam air dingin. Kemudian, tempelkan di ketiak selama beberapa menit. Kompres air dingin bisa membantu meredakan ketiak gatal dari rasa perih dan kemerahan sekaligus menenangkan kulit.
3. Gunakan pelembap yang menenangkan kulit
Cara mengatasi ketiak iritasi juga bisa menggunakan pelembap yang berbahan ringan. Atau kamu juga bisa mengoleskan gel lidah buaya untuk membantu menenangkan iritasi pada ketiak. Kandungan aloin dalam lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan peradangan karena iritasi. Selain itu, polisakarida di dalam lidah buaya juga bisa membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus mendukung proses pemulihan.
4. Kurangi menyentuh area ketiak yang mengalami iritasi
Saat kulit ketiak sedang iritasi, sebaiknya hindari menyentuh area tersebut terlalu sering. Selain bisa memperlambat proses pemulihan, kontak dengan tangan yang kurang bersih juga berisiko memicu infeksi, Ladies. Saat mandi, cukup bersihkan dengan lembut tanpa menggosok berlebihan agar kondisi kulit tidak semakin memburuk.
5. Pilih deodorant yang gentle setelah kulit mulai pulih
Saat ketiak sedang mengalami iritasi cukup parah, sebaiknya beri waktu bagi kulit untuk pulih terlebih dahulu sebelum menggunakan deodorant. Setelah kondisi kulit mulai membaik, penting memilih deodorant dengan formula yang lembut agar tidak memperparah iritasi.
Di tahap ini, kamu bisa mulai kembali menggunakan deodorant yang tidak hanya menjaga kesegaran, tapi juga membantu merawat kondisi kulit ketiak. Salah satunya adalah Dove Deodorant Dry Serum 3% Niacinamide + 10x Collagen, dengan tekstur yang ringan dan cepat menyerap, sehingga terasa nyaman saat digunakan di kulit yang masih sensitif.
Formulanya diperkaya niacinamide yang membantu menenangkan kulit dan menjaga skin barrier, serta collagen yang mendukung proses regenerasi kulit. Jadi, selain membantu mengontrol bau badan, kulit ketiak juga tetap terasa lebih halus dan terawat.