Ladies, pernah dengar istilah chicken skin? Kondisi yang bikin kulit terasa kasar dan berbintik ini sering muncul di lengan, paha, bahkan ketiak. Meski tidak berbahaya, chicken skin di ketiak bisa bikin kurang pede saat pakai pakaian tanpa lengan. Tenang, ada beberapa cara menghilangkan chicken skin di ketiak yang bisa kamu coba agar kulit tampak lebih halus. Yuk, disimak!
Apa Itu Chicken Skin?
Chicken skin adalah istilah umum untuk kondisi kulit yang terasa kasar dan muncul bintil-bintil kecil menyerupai kulit ayam. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan keratosis pilaris, yaitu penumpukan keratin atau protein alami kulit yang menyumbat folikel rambut. Akibatnya, kulit jadi terlihat tidak rata, terasa kering dan terkadang terlihat lebih gelap di area tertentu seperti ketiak.
Kondisi keratosis pilaris sebenarnya cukup umum dan tidak berbahaya. Supaya kamu tidak keliru dengan penyakit kulit lainnya, ketahui ciri-ciri chicken skin di bawah ini:
- Memiliki bentuk bintil-bintil kecil
- Bintil berwarna merah, cokelat atau putih
- Tekstur kulit bintil terlihat kering dan terasa kasar
- Kalau bintil ditekan tidak terasa sakit, hanya terasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan
Apa Penyebab Munculnya Chicken Skin?
Mulai dari penumpukan sel kulit mati hingga kulit yang terlalu kering, berikut beberapa penyebab penyakit kulit ayam atau chicken skin yang kerap dialami oleh banyak orang.
1. Penumpukan keratin di folikel rambut
Chicken skin atau keratosis pilaris biasanya terjadi karena adanya penumpukan keratin yang menyumbat folikel rambut. Keratin adalah protein alami yang berfungsi melindungi kulit.
Pada kondisi chicken skin, keratin yang menumpuk dan tersumbat membentuk tekstur kulit yang tidak merata, bikin kulit terasa kasar, hingga akhirnya muncul tekstur bintil-bintil kecil.
2. Kulit terlalu kering
Kondisi kulit kering bisa membuat sel-sel kulit mati lebih mudah menumpuk dan memperparah sumbatan folikel. Ciri chicken skin karena kulit kering biasanya ditandai dengan tekstur yang terasa kasar setelah mandi, tampak kusam, dan terlihat semakin jelas saat cuaca dingin atau berada di ruangan ber-AC. Karena itu, penting untuk menjaga kelembapan dan hidrasi kulit agar kondisinya tidak semakin parah.
3. Skin barrier yang lemah
Penyebab penyakit kulit ayam atau chicken skin lainnya adalah karena skin barrier yang rusak. Seperti pada kulit wajah, skin barrier yang terganggu membuat kulit ketiak lebih kering, sensitive, dan cukup sulit melakukan regenerasi secara normal. Pemicu skin barrier rusak pada ketiak adalah formula sabun yang terlalu keras, kurangnya pelembap, dan iritasi sehabis pakai deodorant atau parfum yang formulanya kurang gentle.
4. Jarang melakukan eksfoliasi kulit
Kurangnya eksfoliasi atau pengelupasan kulit juga bisa bikin sel kulit mati semakin menumpuk dan memperparah tekstur kulit ketiak yang kasar. Namun, perlu kamu ingat juga, nih. Hindari terlalu sering melakukan eksfoliasi secara berlebihan, karena hal ini justru bisa memperparah kondisi chicken skin. keseimbangan: rutin, tapi tetap memperhatikan kondisi kulit.
5. Kebiasaan harian yang dianggap sepele
Ada beberapa kebiasaan yang tidak disadari justru bisa memperparah chicken skin. Misalnya, kebiasaan harian seperti mandi pakai air panas, skip pakai lotion, hingga terlalu lama di ruangan AC. Kebiasaan seperti ini mungkin sepele, tapi kalau kamu mau mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya ubah kebiasaan harian tersebut dari sekarang.
Bagaimana Cara Menghilangkan Chicken Skin?
Masalah ketiak kulit ayam ini tetap bisa kok diatasi dengan perawatan yang tepat dan konsisten, mulai dari eksfoliasi hingga menggunakan pelembap yang tepat.
1. Rutin lakukan eksfoliasi kulit ketiak
Dengan rutin melakukan eksfoliasi, pori-pori akan lebih bersih dan kulit pun akan terlihat lebih segar dan bercahaya. Kenapa eksfoliasi penting? Karena tanpa eksfoliasi, sel kulit mati akan semakin menumpuk dan chicken skin sulit membaik.
Nah, kamu bisa menghilangkan chicken skin dengan bahan alami seperti madu, oatmeal, dan minyak kelapa. Campuran bahan alami ini bisa menjaga kelembapan dan mengangkat sel kulit mati tanpa iritasi. Cara menggunakannya juga gampang banget, lho!
Bahan yang diperlukan:
- 1 sdm oatmeal
- 1 sdm madu
- 1 sdt minyak kelapa
Cara membuat:
- Haluskan oatmeal hingga teksturnya sedikit halus seperti scrub.
- Campurkan oatmeal dengan madu dan minyak kelapa. Aduk hingga kental seperti pasta.
- Bersihkan area ketiak dan oleskan secara merata.
- Pijat lembut dengan gerakan melingkar selama 30 detik.
- Diamkan selama 5-10 sebelum dibilas dengan air hangat sampai bersih.
Karena area kulit ketiak terbilang sensitif, hindari terlalu sering melakukan perawatan keratoris pilaris berupa scrubbing ini. Cukup lakukan setiap 2-3x seminggu untuk hasil maksimal.
2. Mandi air hangat
Cara menghilangkan chicken skin di ketiak yang wajib kamu coba adalah mandi dengan air hangat, dan bukan air panas. Air hangat dapat membuka pori-pori kulit sehingga minyak berlebih yang menyumbat pori-pori lebih mudah dibersihkan. Selain itu, suhu hangat juga dapat membantu meredakan peradangan ringan yang sering kali menyertai kondisi kulit seperti chicken skin.
3. Pakai lotion yang dapat menghidrasi kulit ketiak
Masih banyak yang hanya fokus pada eksfoliasi, tapi lupa melembapkan kulit ketiak. Sama seperti bagian tubuh lainnya, kulit ketiak juga perlu perhatian ekstra. Tak hanya itu, salah satu penyebab chicken skin adalah kulit yang terlalu kering.
Buat kamu yang sebal dengan masalah ketiak seperti kulit ayam, lanjutkan perawatan eksfoliasi dengan pakai lotion yang mengandung ceramide, glycerin, atau shea butter. Beberapa kandungan tersebut tidak hanya bisa melembapkan tapi juga menghidrasi kulit kering, membantu mengangkat sel kulit mati, dan mendorong regenerasi sel.
4. Jaga skin barrier tetap sehat
Kalau chicken skin di ketiak terasa makin kasar atau gampang iritasi, bisa jadi skin barrier-nya sedang kurang sehat. Area ketiak memang sensitif karena sering terkena gesekan, dicukur, dan terpapar produk setiap hari. Jadi wajar kalau kondisinya butuh perhatian ekstra.
Kamu bisa memulai cara menghilangkan chicken skin di ketiak dari hal sederhana: jangan terlalu sering mencukur, pilih sabun mandi yang gentle, dan gunakan deodorant dengan formula 0% alcohol agar tidak memperparah iritasi.
Untuk perawatan harian, kamu bisa coba Dove Deodorant Serum Roll On 3% Niacinamide + 10x Omega 6. Kandungan 3% Niacinamide membantu menyamarkan noda gelap, sementara 10x Omega 6 membantu menghaluskan tekstur kulit dan mendukung regenerasi kulit ketiak hingga ke 20 lapisan.
Selain merawat kulit, deodorant serum ini juga memberikan perlindungan antiperspirant hingga 48 jam agar ketiak tetap kering dan bebas bau. Dengan formula 0% alcohol, produk ini tetap nyaman untuk kulit sensitif, jadi kamu bisa merawat sekaligus melindungi ketiak setiap hari tanpa rasa khawatir!
5. Konsumsi makanan yang tinggi vitamin A
Selain perawatan dari luar, kondisi chicken skin juga sering dikaitkan dengan asupan vitamin A yang kurang. Nutrisi ini berperan penting dalam proses regenerasi sel kulit, jadi penting untuk mencukupi kebutuhannya.
Kamu bisa mulai dari langkah sederhana, seperti rutin mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A, misalnya wortel, kentang, brokoli, serta buah-buahan seperti mangga dan melon. Jika diperlukan, suplemen vitamin A juga bisa menjadi pilihan, tentunya sesuai anjuran dokter.
6. Gunakan pakaian longgar dan nyaman sebisa mungkin
Pakaian yang terlalu ketat dapat meningkatkan gesekan di area ketiak dan memperparah kondisi chicken skin. Gesekan berulang bisa memicu iritasi ringan yang membuat tekstur kulit semakin kasar.
Salah satu cara menghilangkan keratosis pilaris bisa dengan mengenakan pakaian yang longgar, terutama saat cuaca panas atau sehabis mencukur bulu ketiak. Selain itu, pilih bahan pakaian yang breathable seperti katun dan selalu ganti pakaian setelah berkeringat. Dengan mengurangi gesekan yang berulang, kulit ketiak punya kesempatan untuk pulih secara bertahap.
7. Jaga kelembapan kulit dan ruangan
Kulit yang terlalu kering bisa membuat tekstur chicken skin terasa lebih kasar. Selain rutin menggunakan pelembap, menjaga kelembapan udara di ruangan juga bisa membantu kulit tidak semakin kering.
Jika kamu sering berada di ruangan ber-AC dengan udara kering, penggunaan humidifier dapat membantu menjaga kelembapan udara. Namun, tetap prioritaskan perawatan langsung pada kulit seperti eksfoliasi lembut dan pelembap agar hasilnya lebih optimal.
Cara menghilangkan chicken skin di ketiak memang tidak bisa secara instan. Kamu butuh konsistensi supaya tekstur kulit ketiak jauh lebih halus dan mulus sesuai keinginan. Jadi, jangan malas untuk terus merawat tubuhmu khususnya area ketiak ya, Ladies!