Skip to content
Mengenal Penyebab Munculnya Jerawat di Ketiak dan Cara Menghilangkannya

Mengenal Penyebab Munculnya Jerawat di Ketiak dan Cara Menghilangkannya

Ketiak di jerawat disebabkan oleh beberapa hal. Untuk mencari tahu lebih banyak seputar ini, baca langsung artikel ini, ya!

Jerawat tidak hanya muncul di area wajah dan punggung saja, tapi bisa juga di area ketiak. Keberadaan jerawat di ketiak sebenarnya tidak berbahaya. Bahkan, tempatnya yang selalu tertutup juga tidak akan mengurangi rasa percaya dirimu. Hanya saja, ketiak pada area ketiak selalu menimbulkan rasa sakit atau gatal sehingga bisa membuatmu tidak nyaman.

Tidak perlu khawatir saat ketiak berjerawat. Kondisi tersebut tidak akan membahayakan kesehatanmu. Yuk, cari tahu penyebab ketiak berjerawat dan cara yang paling tepat untuk mengatasinya!

 

Penyebab Jerawat Muncul di Ketiak

Jerawat muncul karena folikel rambut tersumbat minyak dan sel-sel kulit mati. Kondisi ini menyebabkan peradangan serta penyumbatan di pori-pori kulit. Peradangan tersebut akan ditandai dengan timbulnya benjolan kecil di atas kulit.

Meskipun umumnya muncul pada area wajah, tapi jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain, terutama yang memproduksi minyak berlebih. Adapun area tubuh lain yang sering berjerawat adalah leher, punggung, bagian atas dada, dan ketiak.

Nah, kemunculan jerawat di ketiak terkadang bukan hanya disebabkan oleh produksi keringat berlebih saja. Ada juga beberapa faktor lain yang memicu tumbuhnya jerawat di ketiak. Berikut adalah beberapa penyebab jerawat pada ketiak:

●     Adanya Gesekan

Gesekan antar kulit ternyata bisa menjadi penyebab ketiak berjerawat. Frekuensi gesekan antara kulit ketiak dengan kulit bawah yang terlalu intens dapat memicu iritasi, cedera, sampai infeksi. Tidak cuma gesekan ketiak dengan kulit saja, tetapi juga saat ketiak bergesekan dengan bahan pakaian yang terlalu ketat, tali pengait bra, sampai dengan tali tas yang sedang dipakai.

Kulit ketiak yang terus menerus tergesek akan mengalami iritasi dan peradangan yang berujung pada tersumbatnya pori-pori dan muncul jerawat baru.

●     Luka Akibat Mencukur

Mencukur adalah cara menghilangkan bulu ketiak yang paling mudah, cepat, ekonomis, dan tanpa rasa sakit. Akan tetapi, tanpa kamu sadari terkadang pisau cukur yang dipakai bisa melukai kulit ketiak. Luka pasca mencukur mungkin tidak terlalu menimbulkan rasa sakit. Namun, jika kondisi ini terjadi terus menerus tanpa segera diobati, lukanya akan berkembang menjadi iritasi dan mengakibatkan ruam merah.

Penggunaan pisau cukur yang tumpul juga meningkatkan potensi perpindahan bakteri dari pisau cukur ke kulit ketiak. Bakteri tersebut akan menyebabkan jerawat di ketiak.

Untuk meminimalisir risiko timbulnya ketiak karena mencukur, usahakan selalu memakai pisau cukur yang tajam dan steril. Pasca mencukur sebaiknya oleskan pelembab pada kulit ketiak.

●     Rambut Tumbuh ke Dalam

Kebiasaan mencukur dan mencabut rambut ketiak ternyata juga berpotensi membuat rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair). Pasca mencukur atau mencabut bulu ketiak, pertumbuhan rambut akan mengarah ke dalam folikel rambut dan menyumbatnya. Alhasil, kulit dapat menjadi iritasi dan muncul jerawat.

Pada umumnya, jerawat yang disebabkan oleh ingrown hair ini akan hilang sendirinya. Namun, jika selama 7 hari jerawat tak kunjung hilang, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Untuk menghindari rambut tumbuh ke dalam, cukur rambut ketiak ke arah pertumbuhan rambut. Atau gunakan alternatif lain untuk membersihkan bulu ketiak, misalnya dengan laser atau waxing.

●     Folikulitis

Peradangan pada folikel rambut dapat menjadi folikulitis. Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan kecil kemerahan yang tampak seperti jerawat. Munculnya folikulitis pada ketiak biasanya disebabkan karena kondisi ketiak yang terlalu lembab sehingga bakteri dapat berkembang dengan pesat di sana.

Folikulitis lama kelamaan bisa menimbulkan rasa sakit. Proses pemulihan dari folikulitis membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi, kalau kamu merasa tidak nyaman dengan folikulitis di ketiakmu, sebaiknya segera obati ke dokter.

●     Alergi Dermatitis Kontak

Bermula dari ruam gatal yang tiba-tiba muncul, seiring berjalannya waktu dermatitis kontak ini akan berkembang menjadi benjolan seperti jerawat. Selain jerawat yang muncul di kulit ketiak, alergi dermatitis kontak ini juga menyebabkan kulit di sekitar jadi membengkak, kering dan kemerahan.

Tak ada cara lain untuk menghindari alergi dermatitis kontak selain menghindari iritan atau alergennya. Kalau rasa sakit dan gatal jerawat akibat dermatitis kontak ini semakin tak terhankan, kamu harus segera berobat ke dokter. Umumnya, dokter akan memberikan obat oles untuk mengurangi rasa gatal dan nyeri karena jerawat di ketiakmu itu.

●     Bisul

Sekilas tampilan bisul dan jerawat memang serupa. Akan tetapi, jika dicermati lebih dalam bisul memiliki ukuran yang lebih besar dari jerawat. Keduanya juga sama-sama menyebabkan rasa nyeri yang cukup mengganggu.

Munculnya bisul pada area ketiak disebabkan oleh intensitas gesekan yang cukup sering. Gesekan tersebut bisa antara kulit ketiak dengan kulit tubuh atau kulit ketiak dengan pakaian yang dikenakan.

Bisul pada ketiak akan sembuh dengan sendirinya. Kamu pun bisa mengoleskan salep Ichthyol pada bisul. Salep ini akan mengempiskan bisul secara perlahan tapi pasti. Hindari memecahkan bisul itu sendiri karena infeksimu bisa semakin parah.

●     Infeksi Jamur

Di antara semua bagian tubuh, ketiak adalah bagian yang paling mudah terinfeksi jamur. Hal tersebut disebabkan oleh kelenjar keringat yang berada di ketiak sehingga produksi keringat di ketiak jadi lebih banyak. Kondisi ketiak yang lembab menjadi tempat terbaik bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak.

Salah satu penyebab ketiak berjerawat adalah infeksi jamur. Jerawat di ketiak yang disebabkan infeksi jamur biasanya akan berisi nanah.

Beberapa penyebab ketiak berjerawat di atas bisa dihindari. Setidaknya kamu tetap bisa melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir risiko munculnya jerawat di ketiak. Tetap menjaga ketiak tetap bersih dan selalu kering juga merupakan cara untuk mencegah jerawat di ketiak.

 

Cara Mengatasi Jerawat di Ketiak

Keberadaan jerawat pada ketiak memang menimbulkan rasa nyaman. Pasalnya, hampir semua kasus jerawat di ketiak menimbulkan rasa nyeri, apalagi jika jerawat tersebut bergesekan dengan kulit atau pakaian.

Meskipun jerawat di ketiak dapat hilang dengan sendirinya, kamu tetap bisa mencoba beberapa cara untuk mengatasi jerawat di ketiak secara lebih cepat, lho. Yuk, lakukan beberapa hal berikut jika kamu ingin menyingkirkan jerawat di ketiak secepat mungkin!

●     Mengoleskan Salep atau Obat Jerawat

Ada beberapa jenis obat untuk mengatasi jerawat, baik obat luar maupun oral. Jika kamu ingin membeli obat jerawat yang dijual tanpa resep dokter, sebaiknya pilih obat luar saja (gel, salep atau krim). Obat luar umumnya lebih ringan dan tidak menimbulkan efek samping yang berlebihan.

Cara kerja salep atau krim jerawat ini adalah membunuh bakteri penyebab jerawat, mengurangi produksi minyak berlebih, dan mengangkat sel kulit mati yang menyumbat folikel rambut.

●     Mengompres Ketiak dengan Air Hangat

Rasa nyeri akibat jerawat di ketiak bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kamu jadi merasa nggak nyaman dan tidak bebas saat melakukan kegiatan. Untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, cobalah untuk mengompres ketiak dengan air hangat. Ambil kain waslap bersih, celupkan ke dalam air hangat dan letakkan di antara ketiak. Kompres jerawat selama 15-20 menit.

Agar jerawat segera mengempis dan rasa nyerinya berkurang, kompres sebanyak tiga kali sehari. Selain itu, setelah mengompres segera keringkan ketiak dengan handuk bersih agar kondisi ketiakmu tidak terlalu lembab.

●     Hindari Menyentuh dan Memencet Jerawat

Kamu pasti sering merasa gemas ketika melihat jerawat yang sudah matang. Keinginan untuk memencet jerawat tersebut pasti ada, tetapi kamu harus menghindari tindakan ini. Memencet jerawat hanya akan menambah risiko infeksi. Akibatnya, jerawat akan bertambah parah dan tidak kunjung mengempis.

Bukan cuma memencet saja, kamu pun harus menghindari kebiasaan menyentuh jerawat. Kuman dan bakteri yang berada pada tanganmu akan berpindah ke jerawat. Secara tidak langsung, kamu akan memberi paparan bakteri pada jerawat yang membuat proses pemulihannya semakin lama.

●     Mandi Secara Rutin

Tips bagi kamu yang ingin mencegah atau mengatasi jerawat di ketiak adalah mandi secara rutin dua kali sehari. Biar bagaimanapun, kebersihan tubuh memang berpengaruh untuk mengurangi risiko timbulnya jerawat, terutama jerawat yang berada di tubuh – seperti di ketiak atau punggung.

Mandilah dengan sabun dan jangan lupa untuk membersihkan bagian lipatan atau sela-sela tubuh, seperti ketiak, belakang lutut, leher, dan lipatan siku. Mandi secara rutin akan membersihkan tumpukan sel-sel kulit mati yang menjadi salah satu faktor penyebab jerawat di ketiak.

●     Menggunakan Sabun Antiseptik

Pada saat jerawat di ketiak masih belum hilang, usahakan untuk mandi menggunakan sabun antiseptik. Sabun tersebut diformulasikan untuk membasmi kuman dan bakteri pada kulit. Jadi, pemakaian sabun antiseptik pada saat mandi akan mempercepat proses penyembuhan jerawat pada ketiak.

Setelah jerawat hilang, kamu bisa tetap mandi dengan sabun antiseptik sebagai langkah pencegahan. Namun walaupun kini kamu sudah memakai sabun antiseptik, kamu tetap harus menjaga kebersihan dan kenyamanan ketiakmu agar benar-benar terhindar dari jerawat.

●     Hindari Deodorant yang Mengandung Alkohol

Pakai deodorant yang mengandung alkohol memang bisa membuat area ketiak terasa lebih segar. Akan tetapi, kandungan alkohol pada deodorant dapat memicu iritasi pada kulit, terutama jika kulitmu termasuk yang berjenis sensitif.

Ketika kulit ketiakmu sedang berjerawat, kamu harus menghindari pemakaian deodorant yang mengandung alkohol. Pasalnya, paparan alkohol hanya akan membuat jerawat mengalami iritasi dan bertambah nyeri.

Untuk merawat kulit ketiak sensitif, gunakan Dove Sensitive Deodorant. Produk ini mengandung 0% parfum, 0% alkohol, dan 0% alkohol. Dove merancang produk ini agar lebih nyaman dipakai pada kulit ketiak yang sensitif.

Meskipun dirancang untuk pemilik kulit sensitif, Dove Sensitive Deodorant tetap dapat memberikan perlindungan selama 48 jam dari keringat dan bau badan. Ada juga kandungan ¼ moisturizing cream untuk menghaluskan kulit ketiak.

Tips memakai Dove Sensitive Deodorant saat kulit ketiak berjerawat adalah aplikasikan deodorant roll-on di ketiak tanpa menyentuh jerawat secara langsung. Pakai deodorant ini setiap kamu habis mandi. Sebelum memakai pakaian, biarkan deodorant tersebut kering di kulitmu terlebih dahulu.

dove sensitive deodorant

Serba-serbi mengenai ketiak di jerawat ini bisa menjadi informasi yang tepat untuk kamu yang sedang mengalami masalah serupa. Nggak perlu panik dengan kondisi kesehatanmu karena pada dasarnya jerawat di ketiak ini tidak bersifat berbahaya. Dengan sejumlah tips di atas, kamu bisa menghilangkan jerawat di ketiak dengan mudah tanpa perlu berobat ke dokter.