Skip to content
Ketahui Dulu Dampak Negatif Sebelum Mencabut Bulu Ketiak

Ketahui Dulu Dampak Negatif Sebelum Mencabut Bulu Ketiak

 

Mencabut adalah cara menghilangkan bulu ketiak yang dipilih oleh sebagian besar orang. Selain ekonomis, menghilangkan bulu ketiak dengan metode mencabut dirasa cukup efektif dalam menghambat pertumbuhan bulu ketiak. Namun sayangnya, ada bahaya mencabut bulu ketiak yang mungkin tidak diketahui oleh banyak orang.

Jangan keburu mencabut bulu ketiak, ketahui beberapa dampak negatif yang dapat kamu alami pasca mencabut bulu ketiak sebagai berikut:

 

1.   Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi adalah kondisi di mana kulit menjadi lebih gelap dari sebelumnya. Bukan hanya mencukur saja yang bisa membuat kulit ketiak terlihat gelap, mencabut pun juga.

Ketika kamu mencabut bulu ketiak secara paksa, kulit di area ketiak akan mengalami iritasi dan lama-lama berubah menjadi kehitaman. Bukannya terlihat mulus, ketiakmu justru terlihat gelap dan tidak terawat karena hiperpigmentasi ini.

 

2.  Mencabut Bulu Ketiak Berbahaya Bagi Pemula

Bagi kamu yang baru pertama kali hendak mencabut bulu ketiak, sebaiknya pertimbangkan kembali untuk melakukannya. Bahaya mencabut bulu ketiak bagi pemula adalah risiko infeksi. Ya, ketika bulu ketiak dicabut, kulitmu akan terluka dan bisa menjadi jalan masuk bagi kuman atau bakteri. Sebagaimana yang kita ketahui, kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh dapat mengakibatkan infeksi.

Dampak dari infeksi di kulit ketiak ini bermacam-macam, mulai dari luka yang semakin membesar, timbul benjolan di kulit ketiak (karena iritasi), dan rasa perih yang tak kunjung hilang.

 

3.  Menyebabkan Iritasi

Kalau kulit sudah terinfeksi oleh kuman atau bakteri, maka dampak yang akan terjadi selanjutnya adalah iritasi. Iritasi pada kulit ketiak ini akan menimbulkan rasa sakit, ruam kemerahan, sampai dengan benjolan yang perih saat disentuh.

Rasa sakit karena iritasi pasca mencabut bulu ketiak ini mungkin akan hilang dalam hitung hari. Namun tidak menutup kemungkinan juga iritasi tersebut berkembang dan menyebabkan rasa sakit yang terasa lebih lama.

Kalau dalam 7 hari kamu masih merasakan rasa sakit akibat iritasi ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk menghindari kondisi kesehatan kulit yang semakin memburuk.

 

4.  Bulu Ketiak Tumbuh ke Dalam

Bukan hal yang mustahil jika salah satu efek mencabut bulu ketiak ini adalah bulu yang tumbuh ke dalam (ingrown hair). Bulu ketiak yang tumbuh di dalam kulit memang tidak bisa dilihat dari luar. Akan tetapi, kamu akan merasakan dampaknya, seperti bengkak, rasa gatal, ruam kemerahan, dan perih.

Gejala ingrown hair ini memang sekilas sama dengan iritasi. Namun satu hal yang pasti, baik iritasi atau ingrown hair, keduanya sama-sama membuatmu merasa tidak nyaman.

 

5.  Bulu Ketiak Tumbuh Lebih Lebat Setelah Dicabut

Kamu perlu tahu bahwa kebiasaan mencabut bulu ketiak justru dapat mempercepat pertumbuhan bulu tersebut. Alih-alih bulu ketiak tumbuh lebih jarang, justru bulu ketiak tumbuh jadi lebih lebat dan tak terkendali. Bila disentuh, tekstur bulu ketiak yang baru tumbuh setelah dicabut juga lebih kasar dibanding bulu ketiak pada kulit yang belum pernah dicukur.

 

Itulah sejumlah bahaya mencabut bulu ketiak yang wajib kamu ketahui sebelum memutuskan untuk mencabutnya. Dampak negatif tersebut mungkin tidak dirasakan oleh semua orang yang melakukannya, tetapi demi menjaga kesehatan dan kecantikan kulit ketiak, tak ada salahnya jika kamu memilih cara lain yang lebih aman untuk menghilangkan bulu ketiak.

Jika kamu terpaksa harus mencabut atau mencukur bulu ketiak, rawat kulit ketiakmu dengan memakai Dove Ultimate Repair Deodorant. Produk yang satu ini diformulasikan khusus untuk memperbaiki dan menghapus noda gelap di ketiak serta meratakan warnanya dari dalam. Dove juga memberikan tambahan ¼ moisturizing cream ke dalam Ultimate Repair Deodorant agar kulit ketiakmu terasa halus.