Skip to content
Penyebab Rambut Patah dan Bercabang yang Perlu Kamu Ketahui

Penyebab Rambut Patah dan Bercabang yang Perlu Kamu Ketahui

 

Kesibukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari tak jarang membuatmu lupa memperhatikan rambut sebagai mahkota yang berharga. Tanpa disadari, rambut kerap jadi rusak dan bercabang. Rambut patah pun menyusul memperburuk kondisi rambut secara keseluruhan. Tak sedikit wanita Indonesia yang memiliki masalah rambut rusak dan bercabang. Kalau sudah begini, apa yang harus dilakukan?

Hal pertama tentu adalah mencari apa penyebabnya. Hanya dengan memahami penyebab kerusakan rambut, kamu bisa menentukan perawatan apa yang terbaik untuk dilakukan agar rambut kembali sehat.

Nah, berikut beberapa penyebab rambut rusak yang perlu kamu ketahui dan bagaimana mengatasinya.

 

1.  Kesalahan saat Keramas

Meski simpel, keramas ternyata bukan hal yang bisa kamu sepelekan, loh. Alih-alih merawat rambut, cara keramas yang kurang tepat malah bisa menjadikannya kering. Dengan sampo yang tepat, kamu bisa keramas setiap hari tanpa takut rambut jadi kering. Pastikan juga kamu keramas menggunakan air dingin. Ini karena penggunaan air panas saat keramas dapat mengurangi kelembapan dalam rambutmu.

 

2.  Tidak Menggunakan Kondisioner

Rambut kehilangan kelembapannya saat proses pembilasan dengan sampo. Itulah sebabnya kamu perlu menggunakan kondisioner setelah membilas rambut dari sampo.

Kamu bisa memilih rangkaian Dove Total Damage Treatment Conditioner untuk memperbaiki rambut patah. Kandungan Nutri-Keratin Repair Actives-nya mampu memperbaiki kerusakan di dalam rambut jika digunakan secara rutin. Formulamya bekerja efektif memperbaiki permukaan rambut rusak sehingga mengurangi risiko rambut patah secara signifikan.

 

3.  Kesalahan dalam Mengeringkan Rambut

Proses pengeringan yang kurang tepat juga bisa membuat rambut makin rusak dan patah. Ini karena rambut sangat rentan saat proses pengeringan. Hindari mengeringkan rambut dengan menggosok-gosok menggunakan handuk. Tekanan tinggi pada rambut dan gosokan handuk bisa membuat rambut kusut dan rentan patah.

Cukup tekan-tekan rambut untuk mengeluarkan air yang tersisa. Pilih handuk dengan bahan lembut dan dapat menyerap air secara maksimal. Jika ingin menyisir rambut saat basah, sebaiknya gunakan sisir bergigi jarang. Biarkan rambut kering seluruhnya secara natural sebelum menggunakan pengering.

 

4.  Penggunaan Hair Styling Tool

Alat-alat hair styling umumnya mengandalkan panas untuk memudahkan penataan rambut. Sayangnya, hal ini berisiko membuat rambut rusak untuk pemakaian setiap hari.

Minimalkan penggunaan hair styling tools seperti catokan atau hair dryer agar kelembapan rambut tetap terjaga. Jika harus mencatok rambut, pastikan kamu menggunakan heat protecting serum/vitamin pada rambut sebelumnya.

 

5.  Terlalu Sering Mengikat Rambut

Mengikat rambut dengan kencang dalam waktu lama juga bisa berisiko rambut patah dan rusak. Apalagi, jika jenis rambutmu tipis, akan lebih mudah patah jika terikat erat dalam waktu lama. Selama tidak mengganggu aktivitasmu, sebisa mungkin biarkan rambut tergerai untuk meminimalkan risiko kerusakan.

 

6.  Jarang Trimming

Trimming termasuk bagian dari perawatan rambut, loh. Meskipun ingin memanjangkan rambut, kamu sebaiknya tetap melakukan trimming secara berkala. Ini untuk menghindari ujung rambut bercabang. Kelihatannya memang merepotkan, tetapi untuk kesehatan rambut jangka panjang, rutinitas trimming sangat diperlukan.

 

Cara mengatasi rambut patah sebenarnya tidak terlalu sulit dan tidak harus dilakukan di salon sehingga memerlukan banyak biaya. Kamu bisa banget menggunakan Dove Total Damage Treatment Shampoo dalam rangkaian rutinitas memperbaiki rambut kamu di rumah.

Pastikan kamu juga menggunakan kondisioner yang juga memiliki formula sama dengan sampo yang digunakan agar proses perbaikan rambut berjalan sempurna. Hal terpenting adalah kamu melakukannya secara rutin dengan benar dan tidak berlebihan. Yuk, segera rawat dan perbaiki rambutmu dengan Dove Total Damage Treatment Shampoo sekarang juga!