Sehee Chun, 22

Ketika masih kecil, badan saya gemuk dan saat itulah saya mulai tak percaya diri. Saya memilih untuk tidak keluar rumah dan jarang berkumpul dengan teman-teman waktu itu. Saya hanya pergi ke sekolah, kembali ke rumah, makan dan tidur. Saya benci bercermin. Tekanan dari media sosial juga sangat memengaruhi saya. 

"Banyaknya hal yang telah saya lalui membuat saya semakin mencintai diri sendiri. Saya terlahir cantik, namun kehilangan rasa percaya diri membuat saya berpikir bahwa saya tidak cantik. Tapi ternyata tidak. Kecantikan saya tetap terpancar… Saya cantik dan akan selalu begitu. Saya sehat, dan yang terpenting adalah saya berhenti memikirkan pendapat orang lain. " - Sehee, 22
@Dove
2016-03-31T00:00:00.000Z

Sekarang ketika saya bercermin, saya berpikir: "Lucu! Manis!" (Walaupun tidak juga saat baru bangun tidur…) Butuh waktu lama untuk sampai di tahap ini. Saya mencoba bersikap positif tentang tubuh dan pikiran. Saya bekerja keras menurunkan berat badan tak hanya untuk menjaga kesehatan, tapi juga agar tetap merasa nyaman dengan diri sendiri.

Tinggal di Inggris membantu meningkatkan kepercayaan diri saya. Saya begitu terobsesi dengan berat badan karena budaya dan ekspektasi beberapa orang di negara asal saya, Korea Selatan. Di Inggris, tubuh berlekuk itu cantik. Pujian yang diberikan keluarga membuat saya merasa lebih baik. Komentar-komentar positif itulah yang harusnya menjadi fokus saya, bukan komentar orang lain. Dan, sebenarnya, keluarga saya benar, saya cantik sejak lahir. Saya kehilangan rasa percaya diri dan berpikir bahwa saya tidak cantik, tapi ternyata tidak. Kecantikan saya tetap terpancar… Saya cantik dan akan selalu begitu.